Para penggemar pecel pasti setuju deh kalo kita canangkan hari minggu-pagi sebagai hari-pecel. Coba saja kita lihat, hampir disemua penggir ruas jalan terdapat bakul-pecel, ada yang mbok dengan gendongan, ada yang pake gerobak dorongan, ada juga yang pake mobil. Semua punya satu kesamaan, yaitu sama-sama ramai dikerubuti para penggemar pecel! Memang tampaknya bisnis pecel ini menggiurkan juga ya, hehe.
Jadilah pada hari minggu yang cerah-agak-mendung, saya bersama seorang teman (penggemar pecel juga donk pastinya!) berniat makan pecel di pasar jemur handayani (rekomendasi dari rekan blogger yg gila pecel juga!). Maksud hati, hunting-pecel dimulai setelah jogging, apa daya ternyata mata ini bawaannya ngantuuuuk bgt, hehe. Maklum habis begadang.
Dengan menggunakan sepeda motor (supaya bisa masuk kedalam pasar) kami berangkat dengan semangat menggebu-gebu. Setelah berkeliling-keliling, dan melotot ke kanan-kiri, eh tidak terlihat, entah bakul pecelnya mungkin lagi cuti kali ya…
Hiks…. So dissapointed..
Akhirnya kami memutuskan utk mencoba hunting pecel di daerah mesjid agung! Waaaaah..ternyata disana ramai sekali! Ada yg bergaya dgn kostum-jogging lengkap, tp ada juga sih yg sarungan, keliatan banget kalo sebagian besar pengunjung memang niatnya cuma cucimata sambil cari sarapan! Hahaha.
Finally,setelah mblusuk kedalam kerumunan, saya berhasil menemukan satu kedai pecel yg tampak ramai (enak kaliii…), dengan semangat 45 saya lgs ikut mengantri. Ehem2, ada beberapa Lalat (buesaaar, ijoooo!) nemplok diatas sayur dan lauk. Yaaaaks! Il-feel dah! Hiks…..
We decided to go home…
Jadilah pada hari minggu yang cerah-agak-mendung, saya bersama seorang teman (penggemar pecel juga donk pastinya!) berniat makan pecel di pasar jemur handayani (rekomendasi dari rekan blogger yg gila pecel juga!). Maksud hati, hunting-pecel dimulai setelah jogging, apa daya ternyata mata ini bawaannya ngantuuuuk bgt, hehe. Maklum habis begadang.
Dengan menggunakan sepeda motor (supaya bisa masuk kedalam pasar) kami berangkat dengan semangat menggebu-gebu. Setelah berkeliling-keliling, dan melotot ke kanan-kiri, eh tidak terlihat, entah bakul pecelnya mungkin lagi cuti kali ya…
Hiks…. So dissapointed..
Akhirnya kami memutuskan utk mencoba hunting pecel di daerah mesjid agung! Waaaaah..ternyata disana ramai sekali! Ada yg bergaya dgn kostum-jogging lengkap, tp ada juga sih yg sarungan, keliatan banget kalo sebagian besar pengunjung memang niatnya cuma cucimata sambil cari sarapan! Hahaha.
Finally,setelah mblusuk kedalam kerumunan, saya berhasil menemukan satu kedai pecel yg tampak ramai (enak kaliii…), dengan semangat 45 saya lgs ikut mengantri. Ehem2, ada beberapa Lalat (buesaaar, ijoooo!) nemplok diatas sayur dan lauk. Yaaaaks! Il-feel dah! Hiks…..
We decided to go home…
Baru beberapa menit berjalan, kami melihat kios susu&yoghurt, “milku”. Dengan setengah berteriak
senang, kami langsung
berhenti & menyerbu masuk. Kedai yg lucu, mereka menjual susu segar berbagai rasa, selain susu tempat tersebut juga menawarkan yoghurt. Akhirnya saya memutuskan mencoba yoghurt-jam rasa strawberry&bluberry, sedangkan teman saya mencoba Fruity-yoghurt (yoghurt diberi potongan buah segar, plus sirup). It taste good! Harganya juga friendly di kantong. Untuk 1 cup yoghurt-jam saya cukup mengeluarkan uang 6000 rupiah, dan utk fruity-yoghurt seharga 8000 perak. Lumayaaan, selain mengganjal perut juga menyegarkan tenggorokan. Setelah berdiskusi, kami memutuskan utk mengakhiri “journey” dengan makan di Pecel Murni. Ras
a bumbu pecelnya enak (pas di lidah! Maknyus versi PakBondan), sayurnya segar, nasinya hangat & lembut, paru goreng yang saya pesan juga tidak mengecewakan. Tetapi tetap, ada kekurangannya, yaitu porsinya! Sedikiiiit! Entah memang sedikit atau kapasitas lambung saya yg luas! Hahahaha.Bagi para penggemar pecel, saya rekomendasikan untuk tidak melewatkan Spot-Pecel yang satu ini, Worth to try!
Dengan perut kenyang dan hati yang puas kami melanjutkan perjalanan pulang. Masih ada satu tempat lagi yang k
ami hampiri. Rujak Manis Pak Kumis! Bakul rujak yang satu ini cukup terkenal. Lokasinya tepat di depan AQUARIUS. Dan meskipun tepat dibawah tiang peringatan “dilarang Stop”, ternyata tidak menyurutkan para penggemarnya utk tetap berhenti dan membeli rujak. Bila anda ingin mencobanya, harus sebelum jam 4 sore, atau anda akan kehabisan! Sekian ulasan kegiatan isi-perut minggu pagi kami. Bila ada spot-pecel lain yg oke, let me know!
Salam Hangat Pecel!
Salam Hangat Pecel!
