Pernah ga mikir napa harga obat tuh mahal bangeeeeeeeeeeet???
bwat beberapa orang bahkan biaya obatnya untuk satu hari lebih mahal daripada biaya makannya dalam sehari. Atau mungkin pernah dengar entah di koran atau di tipi, bahwa ada seorang pasien yang bunuh diri setelah menerima resep obat yang mahal, sehingga pasien tersebut tidak mampu menebusnya! nah lhoo.. serem banget! mungkin pasien tersebut berpikir lebih baik mati sekarang daripada mati tahun depan tapi utang sana-sini buat biaya obat, toh sama-sama matinya kan?! hehehe.
Bagi seorang tenaga medis (dokter maksudnya), sudah menjadi rahasia umum bahwa ada "permainan" antara pabrik obat dengan dokter (dokter yang tidak punya hati nurani tentunya!). bisa dalam bentuk uang (cash money!), bisa juga dalam bentuk barang (elektronik, misalnya handphone, tipi,dll), meski kita semua yakin dokter itu mampu membeli barang-barang tersebut, atau bisa juga dalam bentuk tiket pesawat berlibur (somewhere out-there) lengkap dgn biaya hotel dan akomodasi. Waaah...waaah....
nah, bagi rekan-rekan sejawat yg baru lulus (masih idealis gitu.. cieeee..), hal ini tentu akan ditolak (berhubung masih inget dgn "sumpah-dokter"nya), tetapi seiring meningkatnya tuntutan hidup dan iming-iming yang makiiiiiiin menggiurkan dan mungkin setelah iri melihat rekan sejawatnya yg telah menikmati fasilitas tersebut, maka makin banyak saja dokter-dokter yang mempergunakan kesempatan ini.
saya pribadi berharap dan berdoa(hehehehe...), semoga saya tidak ikut dalam "arus" yang sesat tp menyenangkan ini, dan apabila nantinya saya benar-benar tersesat (wallahualam), maka saya persilakan diri saya untuk dihujat!! hahahaha. tapi tentu saja saya pun berharap ada seseorang (yg cukup menyayangi saya) untuk mengingatkan saya,
amiiiiin...


